Acara kulier Njajan Fest 2.0 yang diinisiasi oleh Rumah BUMN Rembang berjalan sukses. Ada 91 tenant yang memeriahkan acara yang berlangsung di depan TRP Kartini tersebut.
Total transaksi yang dihasilkan dalam acara ini mencapai Rp 1 miliar selama tiga hari, mulai tanggal 12-14 September 2025.
Animo masyarakat sangat tinggi, dengan catatan 24 ribu pengunjung hadir saat acara penutupan.
Semarak acara ini memberikan dampak positif bagi pelaku ekonomi lokal. Keseruan pada event ini, juga digelarnya QRIS Kenduri Rasa dari Bank Indonesia.
Tiga hari beruntun, ada 1.200 porsi lontong tuyuhan dibagikan kepada para pengunjung. Hari pertama, kuliner khas Rembang itu ludes dalam waktu 10 menit saat disuguhkan.
Bupati Rembang Harno yang membuka festival Njajan Fest 2.0 menilai, ivent tersebut bukan sekadar untuk jualan. Tetapi, menjadi tempat belajar dalam pengelolaan UMKM untuk tumbuh kedepan.
“Tahun depan, harus lebih banyak lagi UMKM Rembang yang naik kelas melalui Rumah BUMN Rembang,” katanya.
Kepala Unit Komunikasi dan CSR PT Semen Gresik Sulistyono menyampaikan, festival ini hadir sebagai media pemberdayaan UMKM.
“Melalui event kreatif ini kita ingin menggerakkan roda ekonomi Kabupaten Rembang,” katanya.
Dengan harapan Rumah BUMN Rembang dapat menjadi wadah pelaku usaha untuk tumbuh. (**)





